Tata Cara Kredit Mobil Toyota Bandung

Tata Cara Kredit Mobil Toyota Bandung | Jika Anda tidak memiliki dana tunai untuk membeli secara langsung, maka pembelian secara kredit ini menjadi pilihan untuk memiliki mobil. Bank atau leasing akan membayarkan dahulu sebagian dari harga mobil yang diinginkan, kemudian secara berkala Anda akan membayar hutang dengan cicilan tiap bulan.

Tata Cara Kredit Mobil Toyota Bandung

1. Hubungi Dealer Toyota

Jangan segan untuk mencari informasi dari Dealer Toyota, atau mungkin Anda sering mendapatkan broadcast ditelepon genggam berkaitan dengan promo-promo yang diberikan oleh marketing. Sampaikan rencana Anda mengenai kebutuhan mobil Toyota, selain itu tanyakan detail mengenai tata cara pembelian secara kredit.

2. Tanyakan Produk, Spesifikasi dan Harga

Pada saat Anda sudah mantap untuk membeli mobil, sebaiknya pilihlah line-up mobil Toyota yang sesuai dengan budget keuangan keluarga Anda.

3. Memilih Leasing untuk membiayai mobil Toyota Anda

Pada saat sudah menentukan type dan kelebihan mobil pilihan Anda sebaiknya segera cari tahu perusahaan leasing mana yang bekerjasama dengan Dealer tersebut.

4. Konsultasikan Skema Cicilan

Jika Anda telah memilih sumber pembiayaan, ada baiknya melakukan konsultasi berkaitan dengan rencana kredit yang harus disesuaikan dengan kemampuan Anda.

Berikut beberapa hal yang harus dipertimbangkan:

  • Budget yang dimiliki untuk membayar sejumlah DP minimal yang diberlakukan leasing.
  • Masa Kredit (Tenor), pilihlah masa kredit yang tidak melebihi dari batas ekonomis biaya perawatan kendaraan (maksimal 5tahun).
  • Angsuran, cicilan sesuai kemampuan pengeluaran bulanan Anda.

5. Siapkan Syarat Kredit “Klik disini”

Lengkapi dokumen sesuai mandatori yang dibutuhkan untuk pengajuan kredit, pihak leasing akan mempertimbangkan 5-C yaitu Character, Collateral, Capital, Condition, Capacity yang memang menjadi acuan dasar pemberian kredit.

  • Character, menilai calon nasabah apakah bisa dipercaya dalam menjalani kerjasama dengan bank.
  • Capacity, menilai nasabah dari kemampuan nasabah dalam menjalankan keungan yang ada pada usaha yang dimilikinya.
  • Capital, yakni terkait akan kondisi asset dan kekayaan yang dimiliki, khususnya nasabah yang mempunyai sebuah usaha.
  • Collateral, perlu diperhatikan ketika nasabah tidak dapat memenuhi hak dan kewajibannya.
  • Condition, dipengaruhi oleh faktor diluar dari pihak leasing maupun lingkungan nasabah.
Call Rizki
Whatsapp